[WARNING]: Mungkin saja entri ini hanya membuang waktu anda dalam membaca hal ini, namun silakan meneruskan bila anda tertarik
Blogging.
Blogging, menurut definisi saya, merupakan salah satu kegiatan dalam menyalurkan ide pikiran sang penulis ke dalam sebuah tulisan. Otomatis, isi dari sebuah itu sendiri biasanya berupa opini sang penulis, kehidupan sehari-harinya, atau mungkin segala macam apa yang ia minati.
Saya pun blogging dengan berdasar demikian.
Awal mulayna hanya sekedar iseng. Namun, setelah beberapa lama membaca berbagai macam artikel blog yang tersebar di dunia maya, saya tertarik untuk membuat blog sendiri — dan hal ini pun terwujud melalui blog ini. Memang, blog ini multi-user, namun saya tetap menyukainya.
Ah, saya tidak menghitung sudah berapa lama saya menjadi blogger tidak becus meng-apdet blog ini, meskipun memang belum cukup lama.
Ehm.. daripada itu, dalam entri kali ini, saya lebih tertarik untuk menulis tentang tren blogging yang mulai muncul di kelas saya. Sejak merasa tertarik dengan blogging, saya mencoba menghasut anak-anak di kelas lain untuk ikut ber-blogging ria. Theblangkon, salah satu teman sekelas saya, merupakan salah satu target incaran saya. Beberapa kali, saya sempat berbicara dengannya mengenai blog-blog yang ada di internet. Ia juga menemukan blog-blog menarik, seperti ini atau itu. Piye tho? Saya kenal sama yang punya.
*mulai norak* *digempur*
Setelah theblangkon, saya mencoba untuk menghasut anak-anak lain untuk ikut blogging. Usaha saya terpaksa berhenti, karena saya sendiri sibuk di tengah deadline tugas yang digantungkan guru, deadline dari salah satu staff sebuah forum, serta deadline fan fiction yang saya gantungkan sendiri di gantungan-segala-deadline. Belum lagi, seamasa itu, saya tengah menjalani ‘Ujian Sertifikasi Pendidikan Standar Tingkat A’ (red: GCE A-Level Exam). Walhasil, saya pun harus menghentikan usaha saya untuk menghasut orang lain untuk berblogging
Nah, setelah beberapa lama, sebuah berita yang cukup mengagetkan untuk saya muncul. Seorang anak di kelas saya mulai berblogging! ia tidak hanya menulis sendiri, tetapi juga berhasil untuk menghasut beberapa anak lain untuk turut ikut serta ber-blogging. Wah, bukannya kali ini jadi makin meriah? Teman-teman sekelas saya pun juga turut berblogging! Salut!
Maka dari itu, karena tengah masa boomingnya blogging di tengah kelas, saya memutuskan untuk menjadi agen advertisement sedikit. Memang, setelah ocehan sekian panjang, tujuan saya menulis entri ini hanya untuk advertising blog orang lain.
Berikut daftar blog tersebut.
Bukankah ini bukti bahwa Blog sudah mulai massal?
Tags: School, Friends, Bloggidynamic, Trends, Blogotisement

Dulu saya mencoba blog karena ingin belajar menulis, suatu saat akan menghasilkan karya cetak begitu.
Tapi sekarang, saya cukup menikmati menulis di blog saja–tanpa ada tendensi ke media lain. Eh maksudnya, memisahkan media-media tersebut. Blog ya blog, dan media lain ya lain. Saya sudah ogah mengait-ngaitkannya.
…karena itu saya punya cukup kurang sreg dengan blog yang dibukukan lalu lantas konten blog itu dihapus.
hohohoho
trims bgt ya atas pengiklannya…
btw kerupukdicabein engga pake spasi dan hurufnya lowercase semua.
sekedar meluruskan kebengkokan. (gitu engga sih istilahnya? tau ah)
Duh, saya telat ngomen…
Om Gun adalah salah satu sumber inspirasi saya *halah* dalam menulis tulisan.
Tadinya saya ngeblog cuma ngasal dan nggak penting… cuma beberapa kalimat, dan kadang-kadang aja diselingi tulisan panjang.
Herannya agaknya sulit menarik orang2 di tempat saya buat blogging. Padahal saya FISIP gitu. -_-